Minggu, 10 Mei 2009

FACEBOOK MENGANCAM KESEHATAN MENTAL

Yang suka pesbuk ati2 ya...hehhehe. .

*Tulisan ini muncul di forum-Pembaca- **Kompas@yahoogroup s**. com, Senin, March 2, 2009
Menarik juga buat disimak*.

*Facebook Mengancam Kesehatan Mental*

Beberapa waktu lalu muncul laporan mengenai tanda-tanda orang kecanduan Facebook atau situs jejaring sosial lainnya, misalnya Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman. Anda juga rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.

Laporan terbaru dari The Daily Mail menyebutkan, kecanduan situs jejaring sosial seperti Facebook atauMySpace juga bisa membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak performa mental.

Hal ini memang bertolak belakang dengan tujuan dibentuknya situs-situs jejaring sosial, di mana pengguna diiming-imingi untuk dapat menemukan teman-teman lama atau berkomentar mengenai apa yang sedang terjadi pada rekan Anda saat ini. Suatu hubungan mulai menjadi kering ketika para individunya tak lagi menghadiri social gathering, menghindari pertemuan dengan teman-teman atau keluarga, dan lebih memilih berlama-lama menatap komputer (atau ponsel).

Ketika akhirnya berinteraksi dengan rekan-rekan, mereka menjadi gelisah karena "berpisah" dari komputernya. Si pengguna akhirnya tertarik ke dalam dunia artifisial. Seseorang yang teman-teman utamanya adalah orang asing yang baru ditemui di Facebook atau Friendster akan menemui kesulitan dalam berkomunikasi secara face-to-face. Perilaku ini dapat meningkatkan risiko kesehatan yang serius, seperti kanker, stroke, penyakit jantung, dan dementia (kepikunan), demikian menurut Dr Aric Sigman dalam The Biologist, jurnal yang dirilis oleh The Institute of Biology.

Pertemuan secara face-to-face memiliki pengaruh pada tubuh yang tidak terlihat ketika mengirim e-mail. Level hormon seperti oxytocin yang mendorong orang untuk berpelukan atau saling berinteraksi berubah, tergantung dekat atau tidaknya para pengguna. Beberapa gen, termasuk gen yang berhubungan dengan sistem kekebalan dan respons terhadap stres, beraksi secara berbeda, tergantung pada seberapa sering interaksi sosial yang dilakukan seseorang dengan yang lain.

Menurutnya, media elektronik juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. "Salah satu perubahan yang paling sering dilontarkan dalam kebiasaan sehari-hari penduduk Inggris adalah pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari.

Kurang dari dua dekade, jumlah orang yang mengatakan bahwa tidak ada orang yang dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting menjadi berlipat." Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, Anda dapat mengalami cidera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer.

Jika pada malam hari Anda masih sibuk mengomentari status teman Anda, Anda juga kekurangan waktu tidur.. Kehilangan waktu tidur dalam waktu lama dapat menyebabkan kantuk berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, dan depresi dari sistem kekebalan. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer juga akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.

Tidak heran jika Dr Sigman mengkhawatirkan arah dari masalah ini. "Situs jejaring sosial seharusnya dapat menjadi bumbu dari kehidupan sosial kita, namun yang kami temukan sangat berbeda. Kenyataannya situs-situs tersebut tidak menjadi alat yang dapat meningkatkan kualitas hidup, melainkan alat yang membuat kita salah arah," tegasnya.

Namun, bila aktivitas Facebook Anda masih sekadar sign in, mengonfirmasi friend requests, lalu sign out, tampaknya Anda tak perlu khawatir bakal terkena risiko kanker, stroke, bahkan menderita pikun (Sumber: The Daily Mail).

Menyikapi pengaruh globalisasi

Seperti yang tekah kita ketahui bahwa Globalisasi merupakan proses dunia menjadi satu . Secara lebih detail , Globalisasi juga dapat disebut sebagai proses atau kegiatan yang berpengaruh terhadap seluruh dunia dan melibatkan banyak ortang yang mempunyai kebutuhan atau kepentingan yang sama .

Ciri – ciri Globalisasi dapat kita lihat dalam beberapa hal . Dua hal yang paling mencolok dan yang paling menjadi ciri – ciri era globalisasi adalah adanya kecepatan informasi dan kecanggihan teknologi . Misalnya saja kita lihat pada alat transportasi dan komunikasi . Alat transportasi dan komunikasi berkembang dengan cepat . Berbagai sarana transportasi dan komunkasi dan dengan segala kecanggihannya sangat membantu kita dalam melakukan kegiatan sehari – hari . Misalnya untuk bertemu dengan sesorang kita tidak perlu berjalan kaki karena sudah ada berbagai macam sarana transportasi yang dapat mengantarkan ke manapun kita mau . Selain itu untuk berkomunikasi kita tidak perlu berkunjung dan bertatap muka dengan orang lain , karena sekarang dipermdah dengan adanya telepon dan telepon genggam atau Handphone dengan fasilitas dan teknologi yang canggih .

Dalam segala hal pasti ada sesuatu yang baik dan ada yang yang buruk . begitu pula dengan pengaruh nglobalisasi . Globalisasi menimbulkan dampak yang luas dalam kehidupan sehari-hari ,baik positif maupun negatif .

Beberapa sikap yang dapat kita lakukan untuk menyikapi dampak dari globalisasi yaitu :

1) .Sikap Terhadap Dampak Positif Globalisasi .

Agar dampak globalisasi tidak merusak kehidupan masyarakat maka kita harus mengetahui msisi positifnya , sehingga kita dapat memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari .
Beberapa contoh sikap yang dapat kita lakukan adalah :

• Memanfaatkan keunggulan alat komunokasi dengan sebaik – baiknya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan .
• Memanfaatkan keunggulan alat teknologi komputer dan lain sebagainya demi kemajuan masa depan dan tidak menyalah gunakannya .
• Dalam melihat acara televisi harus dapat memilih mana yang baik dan mendukung proses pembelajaran diri .

2) . Sikap Terhadap Dampak Negatif Globalisasi .

Dampak negatif globalisasi globalisasi dapat mempengaruhi tingkah laku kita dalam kehidupan sehari – hari .Untuk itu kita harus dapat menentukan sikap dalam menghadapi globalisasi , khususnya dari pengaruh negatif .
Beberapa contoh sikap untuk menghadapi dampak negatif dari globalisasi misalnya :
• Memperkuat keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa .
• Belajar tekun agar menjadi manusia yang berguna dan dapat membedakan perilaku yang benar dan salah .
• Memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa .
• Menggunakan produk dalam negeri .
• Mempertimbangkan setiap perbuatan agar tidak merugikan diri sendiri dan oranglain .
• Menggunakan waktu dengan kegiatan – kegiatan yang bermanfaat .
• Bergaul dengan orang – oprang yang berakhlak baik dan tidak terpengaruh terhadap lingkungan dan pergaulan buruk .

Kamis, 07 Mei 2009

YM-an via SMS di Ponsel

Sudah punya akun YM (Yahoo! Messenger) di komputer, dong? Nah, bagaimana jika kita ingin selalu chatting dengan teman, padahal kita tidak sedang di depan komputer? Bisa? Tentu.

Syaratnya mudah saja. Anda cuma perlu ponsel. Tidak penting apakah ponsel itu keluaran jadul. Tidak perlu yang pakai sistem operasi Symbian atau berfitur Java kok.

Cara pakainya sendiri persis seperti kita pakai SMS alias pesan singkat. Basisnya memang SMS. Jadi nantinya di layar komputer teman Anda akan muncul status “I’m on SMS” (kalau Anda sedang online).

Cuma yang perlu diingat, setiap kali Anda mengirimi/membalas chatting teman Anda di ponsel, Anda akan dikenakan biaya SMS oleh operator yang Anda pakai. Karena basisnya SMS, maksimal teks yang bisa Anda ketikkan adalah 160 karakter per SMS.

Saat ini, operator yang mendukung YM di Tanah Air ada empat, yakni Indosat, XL, Telkomsel, dan 3. Kecuali untuk 3, biaya ber-YM di ponsel ini per SMS-nya Rp 500. Kalau operator Anda adalah 3, Anda dikenakan tarif Rp 10.000 per bulan unlimited.

Satu hal yang penting diingat adalah kode operator yang Anda pakai. Jika pakai Indosat, kode operatornya adalah 946. Untuk XL, kodenya 9246, sedangkan untuk Telkomsel 4246, dan untuk Three (3) kodenya 92466.


Bagaimana mengaktifkan YM di ponsel? Mudah sekali. Bisa dilakukan via komputer atau ponsel.

Kita lihat yang via ponsel saja ya. Ini cara yang paling mudah, hanya bermodalkan SMS.

1. Pertama-tama, kirim dulu SMS ke operator Anda (lihat daftar operator) untuk mengaktifkan fitur YM. Ketikkan ”in ”. Bila ID Yahoo! Anda adalah kampung1 dan kata sandi Anda adalah cantik, ketikkan: in kampung1 cantik. Berikan spasi di antara in, ID Yahoo! Anda, dan kata sandi. Dalam hitungan detik, Anda akan menerima balasan SMS berisi ucapan selamat datang di Yahoo SMS Messenger dari operator Anda (kami menggunakan Indosat, dengan ponsel Motorola E398). Jika sebelumnya YM Anda di komputer aktif, YM akan otomatis ditutup dan Anda dialihkan ke YM SMS.

2. Berikutnya, Anda akan menerima SMS tentang jumlah dan ID Yahoo! teman yang sedang online.

3. Nah, kini Anda sudah bisa mulai chatting dari ponsel. Ingat, semuanya didasarkan pada SMS. Jadi setiap kali kirim/balas SMS, ada ongkosnya, loh. Untuk mengirim pesan ke teman YM yang sedang online, ketik: to . Kirim ke kode operator Anda, dan klik .

4. Jika Anda mendapat pesan dari teman YM Anda di ponsel dan ingin membalasnya, pilih dan ketik pesan Anda, lalu klik .

5. Ingin tahu siapa saja teman Anda yang sedang online (ditandai dengan *)? Kirimlah SMS ke Kode Operator dan ketik: get all.

6. Anda sudah puas ber-YM di ponsel dan ingin keluar (sign out)? Kirimlah SMS ke kode operator dan ketik: out. Maka operator akan mengirimi SMS bahwa Anda telah sign out dari Yahoo! Messenger.


“I am on SMS”
Pernah melihat status teman Anda yang berbunyi “I am on SMS” di layar YM Anda di komputer? Ini artinya dia sedang ber-YM secara mobile alias tidak dari komputer. Anda tetap bisa ngobrol dengannya dengan mengiriminya pesan (SMS) dari YM di komputer Anda.

Caranya mudah kok.

1. Dari menu , pilih .

2. Pilih kontak yang akan Anda kirimi SMS dari daftar yang ada. Atau masukkan nomor ponsel teman Anda (diawali dengan kode negara—untuk Indonesia: 62).

3. Ketik pesan Anda di kotak yang tersedia, dan klik Send. Nah, teman Anda akan menerima SMS ini di ponselnya. Satu hal yang perlu diingat, karena mungkin ada tagihan biaya Rp 500 per SMS, jangan habiskan pulsa Anda dengan bolak-balik mengirim SMS yang sangat pendek.

Senin, 04 Mei 2009

KUSONGSONG HARI BARU

Kulangkahkan kaki
Dengan semangat tinggi
Hari baru hari yang kutunggu
hari cerah secerah kalbu

Hari ini kuayunkan kaki cepat
Tuk meraih mimpi yang sempat tertunda
Kuharap mimpiku melesat
Tak hanya angan semata

Tuhan...
Kusyukuri nikmat dan karuniamu
Jangan biarkan ku melangkah sendiri
Peganglah tanganku erat Tuhan
Sehingga langkahku menjadi kian mantap

Jumat, 01 Mei 2009

CIRI-CIRI DAN GEJALA FLU BABI (SWINE FLU) SERTA PENCEGAHANNYA

Beberapa hari terakhir ini dunia dihebohkan dengan merebaknya virus train baru flu babi (swine flu), hampir serupa dengan flu burung yang sempat merebak sebelumnya di kawasan Asia dan cukup mematikan. Penyebaran flu babi diawali dari Mexico City dan dikhawatirkan banyak pihak akan menjadi pandemic ke seluruh dunia. Saat ini saja, sudah sejumlah negara diduga sudah tercemar flu babi, antara lain Amerika Serikat, Kanada, Perancis, Israel, Australia dan New Zealand. HIngga hari ini (27/04/2009), di Mexico dilaporkan sudah 150 orang tewas, 400 orang dirawat di rumah sakit serta 1.600 lainnya diduga terjangkit virus Flu Babi. Penyebaran Flu Babi berasal dari hewan ternak babi yang terinfeksi virus H1N1, sehingga sejumlah negara sudah menghentikan impor babi terutama yang berasal dari Meksiko.

Virus Flu Babi ini dikhawatirkan akan menyebar ke seluruh dunia, dan untuk mencegahnya Anda dapat melakukan langkah-langkah preventif sebagai berikut,

1. Tutupi hidung dan mulut Anda dengan tisu jika Anda batuk atau bersin. Kemudian buang tisu itu ke kotak sampah.
2. Sering-seringlah mencuci tangan Anda dengan air bersih dan sabun, terutama setelah Anda batuk atau bersin. Pembersih tangan berbasis alkohol juga efektif digunakan.
3. Jangan menyentuh mulut, hidung atau mulut Anda dengan tangan.
4. Hindari kontak atau berdekatan dengan orang yang sakit flu. Sebab influenza umumnya menyebar lewat orang ke orang melalui batuk atau bersin penderita.
5. Jika Anda sakit flu, Anda sebaiknya tidak masuk kerja atau sekolah dan beristirahat di rumah.

Ciri-ciri dan Gejala Flu Babi

1. Demam yang muncul tiba-tiba
2. Batuk
3. Nyeri otot
4. Sakit tenggorokan
5. Kelelahan yang berlebihan
6. Penderita muntah-muntah dan diare
sumber : tabloid nova

Kamis, 30 April 2009

10 Langkah Aman Pencegahan Flu Babi

10 langkah pencegahan flu babi dikeluarkan Working Group ASEAN for One Health, berikut ini tipsnya :

1. Cuci tangan Anda sesering mungkin.

Mencuci tangan dengan sabun dan air beberapa kali dalam sehari. Keringkan tangan Anda setelah dicuci. Jika tidak ada air, Anda mungkin bisa menggunakan bahan pencuci tangan dari alkohol.

2. Hindari bersentuhan mata, hidung atau mulut

Virus influenza sering menyebar ketika seseorang bersentuhan dengan penderita yang terkontaminasi oleh kuman, kemudian bersentuhan dengan mata, hidung atau mulutnya.

3. Hindari kontak terlalu dekat

Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit. Untuk sementara, hindari berjabat tangan, serta ciuman dengan orang di wilayah yang dilaporkan terserang wabah influenza.

4. Tinggallah di rumah jika sedang sakit.

Jika mungkin, tinggallah di rumah dan hindari pusat-pusat keramaian, jika Anda sedang sakit. Anda akan membantu mencegah orang lain dari kemungkinan tertular oleh penyakit Anda.


5. Gunakan penutup hidung dan mulut

Gunakan sapu tangan atau tisu ketika Anda sedang batuk atau bersin untuk mencegah penyebaran virus. Jika tidak punya tisu, gunakan lengan baju bagian depan, jangan pakai telapak tangan. Buanglah tisu di tempat sampah.

6. Tetaplah menjaga jarak.

Jika anda sedang sakit, jagalah jarak dengan orang lain untuk melindungi mereka agar tidak ikut terserang sakit.

7. Terapkan gaya hidup sehat.

Pikirkan ulang untuk merokok, istirahat atau tidur yang cukup, olahraga secara rutin sehingga tubuh bisa aktif, mengelola tingkat stress, meminum air banyak-banyak, memakan makanan bernutrisi.

8. Konsultasi dengan dokter jika anda sakit.

Datanglah ke pusat layanan kesehatan atau dokter jika ada tanda-tanda gejala Anda sedang sakit, seperti susah bernafas, pikiran sedang kacau, dan muntah-muntah.

9. Tunda perjalanan jika sedang sakit

Jika Anda sedang sakit, sebaiknya Anda berpikir ulang untuk melakukan perjalanan dengan pesawat atau alat transportasi lainnya. Jika Anda terpaksa harus terbang ke negara yang terserang flu Babi, kemudian Anda merasa sakit setelah kembali, maka Anda secepatnya harus konsultasi ke dokter.

10. Ikuti perkembangan informasi dari otoritas kesehatan lokal.

Anda perlu tetap mengikuti perkembangan situasi terkini dari wabah influenza dan saran-saran yang disampaikan oleh otoritas kesehatan lokal

Diambil dari http://www.kabarinews.com/article/Berita_Indonesia/Kesehatan/Kesehatan_10_Langkah_Aman_Pencegahan_Flu_Babi/32998

Penularan Flu Babi Bisa Terjadi Antarmanusia

Penyakit flu babi saat ini sudah memasuki level V, sehingga penularannya bisa terjadi antarmanusia.

"WHO (Organisasi Kesehatan se Dunia) pagi tadi (Kamis, 30/4)sudah menetapkan flu babi menjadi tahap lima. Ini apa artinya? Penularannya bisa terjadi
dari manusia ke manusia," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari di sela diskusi Dapatkah Orang Miskin itu Sehat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Menurutnya, meski sudah berada pada level tersebut, sampai saat ini tidak perlu mengeluarkan travel warning bagi masyarakat Indonesia yang akan bepergian ke luar negeri.

"Hanya saja kalau mereka akan menuju negara-negara yang terkena flu babi seperti ke Meksiko, perlu mendapat penjelasan yang rinci dan lengkap mengenai situasi kesehatan yang sedang
terjadi," katanya.

Sementara itu, mereka yang datang ke Indonesia, jelasnya, harus dipemeriksa dengan menggunakan thermo scan, body spray disinfectant atau alat lainnya yang sudah terpasang.

"Kalau memang dicurigai suspect, akan segera mendapat perawatan dan segera dirujuk ke rumah sakit," ujarnya.

Menkes menjelaskan, saat ini seluruh Puskesmas sudah dilengkapi dengan obat penangkal dan lebih dari 100 rumah sakit siap menangani penyakit yang diakibatkan oleh virus H1N1 itu. Tetapi ditanya tingkat keganasannya, ia menyatakan flu babi masih berada di bawah flu burung.

Angka kematian flu babi saat ini sekitar 6%, sedangkan flu burung 80%. "Artinya setiap 100 orang yang terkena flu babi, yang meninggal hanya enam orang. Sedangkan flu burung, 80 orang meninggal pada setiap 100 orang yang terkena," jelasnya.

Menkes juga mengatakan, untuk menanganinya tidak perlu menyediakan dana tersendiri sebab masih bisa diatasi dengan dana-dana yang tersedia saat ini.

Dalam kesempatan itu Siti Fadilah Supari mengakui adanya keberatan dengan sebutan flu babi. Sebab, dengan menyebut flu babi, mengakibatkan perdagangan daging babi dan produk turunannya merosot.

Oleh karena itu, kata Menkes, lebih tepat menyebutnya sebagai flu Meksiko, karena penyakit itu awalnya muncul di Meksiko.

Penyakit flu babi saat ini sudah memasuki level V, sehingga penularannya bisa terjadi antarmanusia.

"WHO (Organisasi Kesehatan se Dunia) pagi tadi (Kamis, 30/4)sudah menetapkan flu babi menjadi tahap lima. Ini apa artinya? Penularannya bisa terjadi
dari manusia ke manusia," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari di sela diskusi Dapatkah Orang Miskin itu Sehat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Menurutnya, meski sudah berada pada level tersebut, sampai saat ini tidak perlu mengeluarkan travel warning bagi masyarakat Indonesia yang akan bepergian ke luar negeri.

"Hanya saja kalau mereka akan menuju negara-negara yang terkena flu babi seperti ke Meksiko, perlu mendapat penjelasan yang rinci dan lengkap mengenai situasi kesehatan yang sedang
terjadi," katanya.

Sementara itu, mereka yang datang ke Indonesia, jelasnya, harus dipemeriksa dengan menggunakan thermo scan, body spray disinfectant atau alat lainnya yang sudah terpasang.

"Kalau memang dicurigai suspect, akan segera mendapat perawatan dan segera dirujuk ke rumah sakit," ujarnya.

Menkes menjelaskan, saat ini seluruh Puskesmas sudah dilengkapi dengan obat penangkal dan lebih dari 100 rumah sakit siap menangani penyakit yang diakibatkan oleh virus H1N1 itu. Tetapi ditanya tingkat keganasannya, ia menyatakan flu babi masih berada di bawah flu burung.

Angka kematian flu babi saat ini sekitar 6%, sedangkan flu burung 80%. "Artinya setiap 100 orang yang terkena flu babi, yang meninggal hanya enam orang. Sedangkan flu burung, 80 orang meninggal pada setiap 100 orang yang terkena," jelasnya.

Menkes juga mengatakan, untuk menanganinya tidak perlu menyediakan dana tersendiri sebab masih bisa diatasi dengan dana-dana yang tersedia saat ini.

Dalam kesempatan itu Siti Fadilah Supari mengakui adanya keberatan dengan sebutan flu babi. Sebab, dengan menyebut flu babi, mengakibatkan perdagangan daging babi dan produk turunannya merosot.

Oleh karena itu, kata Menkes, lebih tepat menyebutnya sebagai flu Meksiko, karena penyakit itu awalnya muncul di Meksiko.

Penyakit flu babi saat ini sudah memasuki level V, sehingga penularannya bisa terjadi antarmanusia.

"WHO (Organisasi Kesehatan se Dunia) pagi tadi (Kamis, 30/4)sudah menetapkan flu babi menjadi tahap lima. Ini apa artinya? Penularannya bisa terjadi
dari manusia ke manusia," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari di sela diskusi Dapatkah Orang Miskin itu Sehat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Menurutnya, meski sudah berada pada level tersebut, sampai saat ini tidak perlu mengeluarkan travel warning bagi masyarakat Indonesia yang akan bepergian ke luar negeri.

"Hanya saja kalau mereka akan menuju negara-negara yang terkena flu babi seperti ke Meksiko, perlu mendapat penjelasan yang rinci dan lengkap mengenai situasi kesehatan yang sedang
terjadi," katanya.

Sementara itu, mereka yang datang ke Indonesia, jelasnya, harus dipemeriksa dengan menggunakan thermo scan, body spray disinfectant atau alat lainnya yang sudah terpasang.

"Kalau memang dicurigai suspect, akan segera mendapat perawatan dan segera dirujuk ke rumah sakit," ujarnya.

Menkes menjelaskan, saat ini seluruh Puskesmas sudah dilengkapi dengan obat penangkal dan lebih dari 100 rumah sakit siap menangani penyakit yang diakibatkan oleh virus H1N1 itu. Tetapi ditanya tingkat keganasannya, ia menyatakan flu babi masih berada di bawah flu burung.

Angka kematian flu babi saat ini sekitar 6%, sedangkan flu burung 80%. "Artinya setiap 100 orang yang terkena flu babi, yang meninggal hanya enam orang. Sedangkan flu burung, 80 orang meninggal pada setiap 100 orang yang terkena," jelasnya.

Menkes juga mengatakan, untuk menanganinya tidak perlu menyediakan dana tersendiri sebab masih bisa diatasi dengan dana-dana yang tersedia saat ini.

Dalam kesempatan itu Siti Fadilah Supari mengakui adanya keberatan dengan sebutan flu babi. Sebab, dengan menyebut flu babi, mengakibatkan perdagangan daging babi dan produk turunannya merosot.

Oleh karena itu, kata Menkes, lebih tepat menyebutnya sebagai flu Meksiko, karena penyakit itu awalnya muncul di Meksiko.

Penulis : Agus Utantoro